Blog saya akan mencoba untuk share ilmu, baik yang Basic atau yang High tech berdasarkan pengetahuan yang saya di jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Bekerja di PT. MNC Sky Vision.Tbk bagian Repair,Rekondisi & Quality Control (RRQC)kpu Medan. Menyukai Elektro (arus kuat dan arus lemah), Informatika (Hardware dan Software) dan Mesin (Industri dan Automotive).

Sunday, April 7, 2013

bahan kuliah kode assci

Tabel kode ASCII

Kode Standar Amerika untuk Pertukaran Informasi atau ASCII (American Standard Code for Information Interchange) merupakan suatu standar internasional dalam kode huruf dan simbol seperti Hex dan Unicode tetapi ASCII lebih bersifat universal, contohnya 124 adalah untuk karakter "|". Ia selalu digunakan oleh komputer dan alat komunikasi lain untuk menunjukkan teks. Kode ASCII sebenarnya memiliki komposisi bilangan biner sebanyak 8 bit. Dimulai dari 0000 0000 hingga 1111 1111. Total kombinasi yang dihasilkan  \sebanyak 256, dimulai dari kode 0 hingga 255 dalam sistem bilangan Desimal.
Tabel berikut berisi karakter-karakter ASCII . Dalam sistem operasi Windows dan MS-DOS, pengguna dapat menggunakan karakter ASCII dengan menekan tombol Alt+[nomor nilai ANSI (desimal)]. Sebagai contoh, tekan kombinasi tombol Alt+87 untuk karakter huruf latin "W" kapital.
Kode ini bernilai dari 0 sampai 127 (128 kode) meskipun tidak semuanya dapat ditampilkan di dalam program. Kode bernilai sampai dengan 31 dinamakan kode control, sedangkan 32 sampai dengan 126 adalah kode ASCI yang dapat ditampilkan. Alfabet A sampai Z diwakili oleh kode desimal 65 sampai 90. Bagaimana dengan kode yang lain?

 
Untuk keseluruhannya ada di table selanjutnya
Karakter
Nilai Unicode
(heksadesimal)
Nilai ANSI ASCII
(desimal)
Keterangan
NUL
0000
0
Null (tidak tampak)
SOH
0001
1
Start of heading (tidak tampak)
STX
0002
2
Start of text (tidak tampak)
ETX
0003
3
End of text (tidak tampak)
EOT
0004
4
End of transmission (tidak tampak)
ENQ
0005
5
Enquiry (tidak tampak)
ACK
0006
6
Acknowledge (tidak tampak)
BEL
0007
7
Bell (tidak tampak)
BS
0008
8
Menghapus satu karakter di belakang kursor (Backspace)
HT
0009
9
Horizontal tabulation
LF
000A
Pergantian baris (Line feed)
VT
000B
Tabulasi vertikal
FF
000C
Pergantian baris (Form feed)
CR
000D
Pergantian baris (carriage return)
SO
000E
Shift out (tidak tampak)
SI
000F
Shift in (tidak tampak)
DLE
0010
Data link escape (tidak tampak)
DC1
0011
Device control 1 (tidak tampak)
DC2
0012
Device control 2 (tidak tampak)
DC3
0013
Device control 3 (tidak tampak)
DC4
0014
Device control 4 (tidak tampak)
NAK
0015
Negative acknowledge (tidak tampak)
SYN
0016
Synchronous idle (tidak tampak)
ETB
0017
End of transmission block (tidak tampak)
CAN
0018
Cancel (tidak tampak)
EM
0019
End of medium (tidak tampak)
SUB
001A
Substitute (tidak tampak)
ESC
001B
Escape (tidak tampak)
FS
001C
File separator
GS
001D
Group separator
RS
001E
Record separator
US
001F
Unit separator
SP
0020
Spasi
 !
0021
Tanda seru (exclamation)
"
0022
Tanda kutip dua
#
0023
Tanda pagar (kres)
$
0024
Tanda mata uang dolar
 %
0025
Tanda persen
&
0026
Karakter ampersand (&)
0027
Karakter Apostrof
(
0028
Tanda kurung buka
)
0029
Tanda kurung tutup
*
002A
Karakter asterisk (bintang)
+
002B
Tanda tambah (plus)
,
002C
Karakter koma
-
002D
Karakter hyphen (strip)
.
002E
Tanda titik
/
002F
Garis miring (slash)
0
0030
Angka nol
1
0031
Angka satu
2
0032
Angka dua
3
0033
Angka tiga
4
0034
Angka empat
5
0035
Angka lima
6
0036
Angka enam
7
0037
Angka tujuh
8
0038
Angka delapan
9
0039
Angka sembilan
 :
003A
Tanda titik dua
 ;
003B
Tanda titik koma
003C
Tanda lebih kecil
=
003D
Tanda sama dengan
003E
Tanda lebih besar
 ?
003F
Tanda tanya
@
0040
A keong (@)
A
0041
Huruf latin A kapital
B
0042
Huruf latin B kapital
C
0043
Huruf latin C kapital
D
0044
Huruf latin D kapital
E
0045
Huruf latin E kapital
F
0046
Huruf latin F kapital
G
0047
71
Huruf latin G kapital
H
0048
Huruf latin H kapital
I
0049
73
Huruf latin I kapital
J
004A
74
Huruf latin J kapital
K
004B
Huruf latin K kapital
L
004C
76
Huruf latin L kapital
M
004D
77
Huruf latin M kapital
N
004E
Huruf latin N kapital
O
004F
Huruf latin O kapital
P
0050
Huruf latin P kapital
Q
0051
Huruf latin Q kapital
R
0052
82
Huruf latin R kapital
S
0053
83
Huruf latin S kapital
T
0054
84
Huruf latin T kapital
U
0055
Huruf latin U kapital
V
0056
86
Huruf latin V kapital
W
0057
87
Huruf latin W kapital
X
0058
Huruf latin X kapital
Y
0059
89
Huruf latin Y kapital
Z
005A
Huruf latin Z kapital
[
005B
Kurung siku kiri
\
005C
Garis miring terbalik (backslash)
]
005D
93
Kurung sikur kanan
^
005E
94
Tanda pangkat
_
005F
Garis bawah (underscore)
`
0060
96
Tanda petik satu
a
0061
97
Huruf latin a kecil
b
0062
Huruf latin b kecil
c
0063
Huruf latin c kecil
d
0064
Huruf latin d kecil
e
0065
101
Huruf latin e kecil
f
0066
102
Huruf latin f kecil
g
0067
103
Huruf latin g kecil
h
0068
104
Huruf latin h kecil
i
0069
105
Huruf latin i kecil
j
006A
106
Huruf latin j kecil
k
006B
107
Huruf latin k kecil
l
006C
108
Huruf latin l kecil
m
006D
109
Huruf latin m kecil
n
006E
110
Huruf latin n kecil
o
006F
111
Huruf latin o kecil
p
0070
112
Huruf latin p kecil
q
0071
113
Huruf latin q kecil
r
0072
114
Huruf latin r kecil
s
0073
115
Huruf latin s kecil
t
0074
116
Huruf latin t kecil
u
0075
117
Huruf latin u kecil
v
0076
118
Huruf latin v kecil
w
0077
119
Huruf latin w kecil
x
0078
120
Huruf latin x kecil
y
0079
121
Huruf latin y kecil
z
007A
122
Huruf latin z kecil
{
007B
123
Kurung kurawal buka
¦
007C
124
Garis vertikal (pipa)
}
007D
125
Kurung kurawal tutup
~
007E
126
Karakter gelombang (tilde)
DEL
007F
127
Delete

0080
128
Dicadangkan

0081
129
Dicadangkan

0082
130
Dicadangkan

0083
131
Dicadangkan
IND
0084
132
Index
NEL
0085
133
Next line
SSA
0086
134
Start of selected area
ESA
0087
135
End of selected area

0088
136
Character tabulation set

0089
137
Character tabulation with justification

008A
138
Line tabulation set
PLD
008B
139
Partial line down
PLU
008C
140
Partial line up

008D
141
Reverse line feed
SS2
008E
142
Single shift two
SS3
008F
143
Single shift three
DCS
0090
144
Device control string
PU1
0091
145
Private use one
PU2
0092
146
Private use two
STS
0093
147
Set transmit state
CCH
0094
148
Cancel character
MW
0095
149
Message waiting

0096
150
Start of guarded area

0097
151
End of guarded area

0098
152
Start of string

0099
153
Dicadangkan

009A
154
Single character introducer
CSI
009B
155
Control sequence introducer
ST
009C
156
String terminator
OSC
009D
157
Operating system command
PM
009E
158
Privacy message
APC
009F
158
Application program command

00A0
160
Spasi yang bukan pemisah kata
¡
00A1
161
Tanda seru terbalik
¢
00A2
162
Tanda sen (Cent)
£
00A3
163
Tanda Poundsterling
¤
00A4
164
Tanda mata uang (Currency)
¥
00A5
165
Tanda Yen
¦
00A6
166
Garis tegak putus-putus (broken bar)
§
00A7
167
Section sign
¨
00A8
168
Diaeresis
©
00A9
169
Tanda hak cipta (Copyright)
ª
00AA
170
Feminine ordinal indicator
«
00AB
171
Left-pointing double angle quotation mark
¬
00AC
172
Not sign

00AD
173
Tanda strip (hyphen)
®
00AE
174
Tanda merk terdaftar
¯
00AF
175
Macron
°
00B0
176
Tanda derajat
±
00B1
177
Tanda kurang lebih (plus-minus)
²
kodok
178
Tanda kuadrat (pangkat dua)
³
00B3
179
Tanda kubik (pangkat tiga)
´
00B4
180
Acute accent
µ
00B5
181
Micro sign
00B6
182
Pilcrow sign
·
00B7
183
Middle dot

Tuesday, November 6, 2012

Rangkaian Charger Ponsel Menggunakan Accu Sepeda Motor

Gambar skema Rangkaian Charger Ponsel Menggunakan Accu Sepeda Motor beserta komponen dan cara pembuatannya

Rangkaian Charger Ponsel Menggunakan Accu Sepeda Motor. Ini adalah cara sederhana dan mudah untuk memanfaatkan arus dari batere (accu) sepeda motor untuk mengisi Ponsel. Sebagian besar batere ponsel memiliki tiga 1,2 volt sel membuat tegangan menjadi 3,6 volt. Untuk isi ulang yang cepat dari batere, setiap sel membutuhkan lebih dari 1,2 volt dan arus yang cukup. Sirkuit ini dapat memberikan 5 volt pada 300 mA untuk mengisi baterai dengan cepat.
Rangkaian Charger Ponsel Menggunkan Accu Sepeda Motor ini memakai IC regulator tegangan positif 7805 untuk memberikan 5 volt output teratur. Komponen sekitar IC1 dimaksudkan untuk melindungi IC sehingga memberikan daya output halus. Dioda Zener ZD bertindak sebagai dioda yang  melindungi input gelombang. Dia memberikan 7,2 volt ke input dari IC regulator dari baterai sepeda 12 volt. Diode D1 adalah output gelombang dan  dioda yang melindungi input pendek.

Berikut ini adalah daftar komponen yang diperlukan :
R  = 100R W
R1 = 15R 1W
C1 = 0.33
C2 = 0.1
C3 = 100uF/25V
D1 = 1N4007
ZD = 7.2V 1W
IC1 = 7805
Ketika tegangan lonjakan melebihi rating tegangan maksimum dari regulator yang diterapkan pada input atau ketika tegangan melebihi tegangan input yang diterapkan pada output, regulator akan dihancurkan. Kapasitor C1 dan C2 memberikan stabilitas kepada regulator dan ini harus disolder dekat dengan kaki regulator. Kapasitor C3 berfungsi sebagai buffer untuk memberikan tegangan konstan pada output. Semoga Rangkaian Charger Ponsel Menggunakan Accu Sepeda Motor ini bermanfaat bagi Anda.

 Bikin Hi-Pass Beam

 



Umumnya sepeda motor ‘laki-laki’ dilengkapi dengan tombol “Hi-Pass Beam”. Seperti pada mobil.. tombol tersebut berfungsi untuk memberi tanda dengan menyalakan lampu jauh dengan singkat, biasanya saat akan menyusul kendaraan di depannya, makanya disebut Hi-Pass Beam.
Ketika saya membeli motor jenis bebek, seperti ada yang kurang rasanya..

kebiasaan menyalakan Hi-Pass Beam saat menyusul atau menyapa teman dari arah berlawanan sulit dilakukan pada motor jenis ini yang memang tidak dilengkapi tombol tersebut.
Umumnya motor jenis bebek hanya dilengkapi tombol untuk memilih posisi lampu HI atau LOW Beam saja. Dan repot sekali untuk melakukan gerakan cepat. Tidak tahan dengan kondisi tersebut… akhirnya bikin sendiri saja deh.. – www.saft7.com –
Artikel ini khusus dibuat untuk diaplikasikan pada motor jenis bebek pada umumnya yang bermerek Suzuki.
Hal ini dikarenakan warna pada kabel bawaan pabrik dan skematik diagram setiap merek selalu ditemukan berbeda.
Jadi perlu beberapa modifikasi minor lain jika ingin diaplikasikan pada merek selain Suzuki.
Yang perlu diperhatikan apabila akan diaplikasikan pada merek lain adalah, kabel COMMON pada skema ini berarus positif dimana kabel HI dan LOW Beam berarus negatif, sebaliknya pada merek lain ada yang berarus sebaliknya.

Yang perlu disiapkan adalah:
1. Relay BOSCH 4 kaki dengan tipe : 0 332 019 453
2. Relay BOSCH 5 kaki dengan tipe : 0 332 209 151
3. Saklar Push ON
4. Kabel-kabel
Mengapa perlu dua relay?
Relay 5 kaki ditujukan untuk memutuskan arus listrik LOW BEAM apabila tombol Hi-Pass Beam diaktifkan/ditekan. Tujuannya adalah agar cahaya lampu tidak menjadi redup khususnya pada saat kondisi saklar pemilih HI/LOW BEAM pada posisi LOW (default), sehingga cukup satu filamen saja yang menyala. Jika dua filamen menyala bersamaan, arus listrik menjadi kurang maksimal, sinar akan redup.
Relay 4 kaki ditujukan untuk mengaktifkan lampu Hi-Beam.
- www.saft7.com –

Berikut skematik diagram untuk Hi-Pass Beam


Setelah dipasang dengan teliti dan benar, kini pilihlah lokasi pemasangan saklar push-on pada body motor.
Usahakan pemasangan di posisi yang ergonomis. Bisa mencontoh lokasi seperti pada motor ‘laki-laki’ pada umumnya yang ada tombol Hi-Pass Beam. Saya sendiri membuat lubang pada body untuk penempatan saklar tersebut.

Nah.. jika sudah terpasang, semakin nyaman kita berkendara…

Hati-hati di jalan, Bro Bikers!
Tambahan:
Saya menggunakan Push-On yaitu berupa microswitch yang bentuknya seperti ini (pilih yang bertangkai panjang)
microswitch1.jpg
microswitch2.jpg
(sumber foto microswitch: www.designnotes.com)
Thanks!

Monday, November 5, 2012

lenka


Modifikasi honda Spacy white n Cs1 white

27 09 2012
 
 
 
 
 
 
1 Vote


Postingan ringan .. yakni berupa hasil modifikasi motor honda spacy dan honda cs1 yang  di kirimkan via wall FP CXRIDER . Dan anehnya kedua motor modifikasi tersebut berkelir putih . Musti rajin rajin di cuci nih biar kinclong :mrgreen: .

Untuk yang pertama kita bahas si gembul spacy
Perubahan terhadap si helm in ini hanya pada sektor tampilan depan yang dimana di custom bagian ‘dada’ yang dulu hanya merupakan lampu senja dan sein digantikan dengan dada New jupiter z yang terkesan bengis tampilannya :D .
dan digunakanlah LED Luxeon yang ditanamkan di kanan serta kiri . Selain bagian dada, yang dirubah tentunya adalah bagian setang kemudi karena posisi lampu utama bergeser ke dada, digantikan dengan setang CS1  serta penambahan visor/windshield dari Ninja 250 . jadi mirip photoshopnya CXR yang ini ?

Selanjutnya si CeeSwan :mrgreen:
Sang pengirim (bro Fadil) hanyamelampirkan foto saja tanpa detail perubahan yang lengkap terhadap si CS1 putih ini, tapi CXR coba menerawang ubahannya.
yang jelas ubahan terletak di bagian depan juga , yang dimana headlamp asli di lengserkan  menggunakan headlamp honda beat , di custom degnan penambahan sayap di bagian kanan dan kiri, sepintas seperti motor laki yang full fairing , imho . Untuk kendali kemudi asli sepertinya lengser ke Spacy-nya :D dan untuk si CS1 ini diganti seperti model setang jepit (X1R) si ijo :mrgreen: . Untuk indikator, odometer dll di custom nempel di belakang headlamp ,
dan biar makin keren, dilabur dengan livery yamaha m1 versi punto evo. widiiiiwww
Google