Blog saya akan mencoba untuk share ilmu, baik yang Basic atau yang High tech berdasarkan pengetahuan yang saya di jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Bekerja di PT. MNC Sky Vision.Tbk bagian Repair,Rekondisi & Quality Control (RRQC)kpu Medan. Menyukai Elektro (arus kuat dan arus lemah), Informatika (Hardware dan Software) dan Mesin (Industri dan Automotive).

Wednesday, May 23, 2012

Membuat Antena USB Wajan Bolic


Dimasa sekarang kita sudah tau jaringan tanpa kabel yaitu Wireless, jaringan ini sudah di legalkan oleh pemerintah pada tahun 2005.. dan sekarang untuk akses jaringan ini kita memerlukan perangkat keras berupa Akses point, WLAN, dan juga USB wi-fi yang bekerja pada frekwensi 2,4 Ghz.. dan apabila kos-kosan kita dekat area hotspot kita hanya memerlukan salah satu perangkat keras diatas, kl kos-kosan kita jauh gimana yah??,, sekarang kita membahas tentang cara membuat antena wajan bolic yang sekarang lagi naik daun. Antena wajan bolic bertujuan untuk memperhemat dana dari pada membeli antena grid atau yagi yang mahal itu, tapi bisa juga sih antena wajan bolic dibuat untuk mecrack keamanan ISP.kekeke langsung saja kita ke topik permasalahan yaitu :
Persiapan :
-Penggaris,
-Solder,
-Bor,
- Gergaji
Bahan :
-USB Wi-fi,
-Wajan,
-Pipa 3 dim,
-Dop 3 dim 2 pasang,
-Alumunium Foil,
-Mur dan Baut,
-Double tape,
-Lakban,
-Kabel UTP 15 m,
-Kabel USB
Sekarang kita mulai pembuatannya,
pertama-tama wajan kita ukur panjang diameternya, setelah itu ukur kedalaman wajan.. kemudian kita hitung untuk mengetahui batas feeder pada pipa
Rumus untuk feeder :f = D^2 / (16*d)
setelah kita mengetahui batas feeder pada pipa kita memulai melubangi wajan dengan Bor untuk menempelkan Dop pipa nantinya dengan baut dan mur, pada pipanya kita lubangi yang dimana nantinya kita memasang USB wi-fi nya, untuk rumus melubangi pipa dan tinggi USB Wifi dapat dilihat disini
setelah kita sudah mengikuti langkah-langkah tersebut maka kita mulai memasang Alumunium Foil pada Pipa dengan ketentuan batas feeder bebas alumunium foil.. dan jangan lupa dop satunya dikasih alumunium foil juga pada dasarnya, nah setelah selesai pemasangan alumunium foil maka kita lanjutkan dengan pemasangan pipa ke wajan ^_^ setelah itu langkah terakhir pada kabel UTP kita modifikasi dengan kabel USB, untuk modifikasi kabel dapat dilihat pada gambar

modifikasi kabel selesai trus tinggal pasang deh ^_^
hasilnya akan seperti ini kira-kira.hehe
post by RENDY WIJAYA (41408010001)

Televisi Satelit

Televisi satelit pada dasarnya ditujukan kepada penggunaan satelit untuk menyiarkan program TV dari broadcasting centre ke daerah geografis yang besar. Televisi satelit menggunakan satelit GEO sebagai point – to- multipoint repeater yang menerima beberapa siaran televisi dari broadcasting centre (uplink) dan mengirimkan kembali (downlink) ke operator TV kabel, home dish dan lain – lain, yang letaknya didalam footprint satelit itu sendiri. Satelit dapat menyediakan acara TV secara langsung dari satelit ke pengguna (DTH television) atau secara tidak langsung dengan bantuan jaringan kabel atau jaringan broadcast teresterial, dimana satelit memberikan sinyal ke sentral operator dan mengirimkan kembali kepada pengguna yang menggunakan jaringan kabel atau melalui jaringan broadcast teresterial. Untuk layanan DTH yang termasuk kategori receive – only, antena receiver ditempatkan di pengguna untuk menerima acara TV secara langsung dari satelit.



Direct-to-Home Satellite Television


Direct-to-Home (DTH) Satellite Television ditujukan untuk penerimaan ecara langsung program atau siaran TV satelit oleh pengguna langsung darisatelit ke pengguna (pesawat televisi) melalui antena penerima yang mereka miliki sendiri. Layanan DTH dapat diklasifikasikan ke dalam 2 jenis yaitu Television receive-only (TVRO) dan layanan Direct Broadcast Satellite (DBS), tergantung pada band frekuensi yang disediakan dan ukuran dari antenna penerimanya. TVRO bekerja pada frekuensi C-Band dan DBS bekerja pada frekuensi Ku-Band.


Direct Broadcast Satellite (DBS) Service


Direct Broadcasting Satellite (DBS) Service adalah suatu layanan yang menggunakan satelit untuk memancarkan bermacam-macam kanal dari program televisi satelit agar langsung diterima pesawat televisi (melalui antenna). Seluruh acara televisi satelit dikompres secara digital pada broadcasting centre untuk ditransmisikan ke satelit DBS yang selanjutnya satelit ini akan memancarkan kembali siaran yang diterimanya ke bumi sehingga bisa ditangkap langsung oleh home dish yang berada dalam coverage – nya.

Sistem Komunikasi Bergerak

Sistem Komunikasi Bergerak Generasi Ketiga

Sistem Komunikasi Bergerak Generasi Ketiga (3G)

Sistem komunikasi nirkabel generasi ketiga dikembangkan dari sistem-sistem yang ada di generasi kedua, yang sudah matang teknologinya. Tujuan diciptakannya jaringan komunikasi generasi ketiga adalah menyediakan seperangkat standar tunggal yang dapat memenuhi aplikasi-aplikasi nirkabel yang luas variasinya dan menyediakan akses yang sifatnya universaldi seluruh dunia. Di dalam sistem komunikasi generasi ketiga ini, perbedaan antara telepon nirkabel dan telepon seluler akan hilang, dan komunikator personal yang bersifat universal atau perangkat genggam personal akan mampu melakukan akses ke berbagai layanan komunikasi yang mencakup suara, data dan gambar.


Ciri-ciri karakter yang dituju oleh 3G ini adalah:

1. memiliki standar yang bersifat global atau mendunia
2. memiliki kesesuaian atau kompatibilitas layanan dengan jaringan-jaringan kabel
3. memiliki kualitas tinggi baik suara, data dan gambarnya
4. memiliki pita frekuensi yang berlaku umum di seluruh dunia
5. memiliki bentuk komunikasi yang bersifat multimedia, baik layanannya maupun piranti penggunanya
6. memiliki spektrum yang benar-benar efisien
7. memiliki kemampuan yang mudah untuk berevolusi ke sistem nirkabel generasi berikutnya
8. memiliki laju data paket 2Mbps untuk terminal atau perangkat yang diam di tempat, 384 kbps untuk kecepatan orang berjalan dan 144 kbps untuk kecepatan orang berkendaraan

Generasi ketiga menggunakan jaringan digital layanan terpadu berpita lebar untuk mengakses jaringan-jaringan informasi. Istilah-istilah yang muncul seperti Personal Communication Sistem (PCS) dan Personal Communication Network (PDN) digunakan untuk menyatakan secara tidak langsung munculnya sistem generasi ketiga bagi perangkat-perangkat genggamnya. Nama lain dari PCS ini termasuk Future Public Land Mobile Telecommunication Sistem (FPLMTS) untuk penggunaan di seluruh dunia, yang juga dikenal dengan nama International Mobile Telecommunication 2000 (IMT 2000), dan Universal Mobile Telecommunication Sistem (UMTS).

Perkembangan dari GSM ke WCDMA

Setelah generasi kedua sukses di pasaran, komunikasi bergerak kemudian masuk menuju generasi ketiga. Namun, sebelum masuk ke generasi yang memiliki kemampuan multimedia secara penuh ini, kunci awalnya adalah penggunaan GPRS.


Teknik transmisi data yang ada pada generasi kedua (GSM) saat ini terbatas pada komunikasi suara, hal ini dikarenakan kanal radio yang bersifat tunggal dan berkecepatan rendah, senantiasa harus diperuntukkan khusus bagi pengguna data selama durasi komunikasi (dedicated), misalnya untuk SMS 9,6 kbps. Teknik circuit swithing tersebut akhirnya akan menyebabkan reduksi atau pengurangan kapasitas sistem secara keseluruhan dan memboroskan lebar pita, sementara itu GPRS yang menggunakan teknik packet switching memungkinkan semua pengguna dalam sebuah sel dapat berbagi sumber-sumber yang sama, dengan kata lain para user dapat menggunakan spektrum radio hanya ketika mengakses data.
Struktur GPRS hampir sama dengan GSM, hanya saja bit rate yang digunakan dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan pada GSM yaitu sebesar 115 kbps. Dengan demikian, Base Station Subsystem (BSS) yang sudah ada akan menyediakan cakupan GPRS lengkap mulai dari ujung jaringan. Namun, dibutuhkan sebuah perangkat jaringan fungsional baru, yaitu Packet Control Unit (PCU) yang berfungsi sebagai pengatur segmentasi paket, akses kanal radio, kesalahan-kesalahan transmisi dan mengontrol daya. Penyebaran jaringan GPRS adalah dimulai dengan pengenalan sebuah subsistem jaringan tumpangan baru yang disebut Network SubSystem (NSS), dimana memiliki dua elemen jaringan baru, yaitu Serving GPRS Support Node (SGSN) dan Gateway GPRS Support Node (GGSN).


Teknologi EDGE (Enhanced Data Rates for Global Evolution) merupakan teknologi lanjutan dari GPRS yang memiliki kecepatan data tiga kali lebih besar dibanding dengan teknologi GPRS yaitu sebesar 384 kbps.
Komunitas GSM membuat transisi ke 3G dalam 3 fase berbeda:

1. Menambah jaringan radio packet sebagai sebuah overlay pada struktur eksisting.

2. Mengganti BS dan BSC dengan sub-network UTRA (Universal Terrestrial Radio Access)

3. Memperkenalkan handset UMTS (Universal Mobile telecommunication System) beserta SIM

Standarisasi Teknologi

ITU (International Telecommunication Union/Badan Telekomunikasi Internasional) telah menetapkan IMT-2000 (International Mobile Telecommunication 2000) sebagai istilah sekaligus standar untuk sistem seluler generasi ketiga. ITU telah mengalokasikan spektrum frekuensi bagi IMT-2000 yaitu di spektrum frekuensi penerimaan (uplink) 1920-1980 MHz yang berpasangan dengan spektrum frekuensi pengiriman (downlink) 2110-2170 MHz. Dan juga menetapkan frekuensi sekitar 2 GHz yang dapat digunakan untuk layanan masa depan, baik terrestrial atau satellite.


IMT 2000 adalah generasi ketiga sistem komunikasi bergerak (mobile communication system) yang dirancang untuk menyediakan layanan global, kemampuan layanan yang beragam dan perbaikan performansi secara signifikan. Teknologi ini akan menggabungkan pager, telepon seluler, dan sistem komunikasi bergerak dengan satelit (mobile satellite system). Dengan kata lain IMT 2000 adalah dasar bagi akses komunikasi global yang terintegrasi.

Walaupun ITU telah mendepkrisikan IMT 2000 sebagai sebuah standar tunggal yang bersifat global atau mendunia, tetapi penentu kebijakan bidang telekomunikasi di beberapa negara, pabrik-pabrik pembuat peralatan dan para operator tidak dapat mencapai kesepakatan secara bulat. Akibatnya, jalur menuju generasi ketiga berjalan lambat, dan setiap orang ingin agar kesesuaian dengan sistem yang sudah ada dapat dijamin oleh sistem yang baru sehingga dapat tetap bekerja. Sehingga IMT 2000 dapat memiliki tiga mode operasi yaitu CDMA, WCDMA dan TDMA

UMTS (Universal Mobile Telecommunications System)

UMTS (Universal Mobile Telecommunications System) merupakan generasi ketiga (3G) sistem bergerak. UMTS didukung oleh banyak operator telekomunikasi dan para produsen. UMTS berusaha membangun kemampuan yang sama dengan sistem-sistem yang telah bekerja saat ini, bahkan berusaha meningkatkan kapasitas, kemampuan data dan memiliki cakupan layanan yang lebih besar. UMTS menawarkan layanan jarak jauh, seperti komunikasi suara dan SMS, dan layanan bearer (pembawa), dengan menyediakan kemampuan transfer informasi antar titik akses. UMTS beroperasi pada band frekuensi 2100 MHz, dimana lebih tinggi dari GSM yang beroperasi pada frekuensi 900 MHz dan sistem TDMA yang beroperasi pada frekuensi 1900 MHz

Akses Radio dan Alokasi Spektrum

Akses radio UMTS dikenal dengan nama Universal Terrestrial Radio Access (UTRA), berbasis WCDMA, yang mencakup baik dengan teknik FDD maupun TDD. Jaringannya disebut UTRAN, huruf N terakhir merupakan singkatan dari Network. Untuk air interface nya, WCDMA memiliki lebar pita nominal 5 MHz. Jarak spasi sinyal pembawanya 5 MHz, namun dimungkinkan juga dengan spasi sinyal pembawa mulai dari 4.4 MHz merentang sampai 5 MHz, dengan jarak variasi potongan yang tetap sebesar 200 KHz.
Variasi ini diperlukan untuk mencegah terjadinya interferensi, terutama pada blok 5 MHz berikutnya jika dialokasikan untuk sinyal pembawa lainnya. Dengan pilihan pada teknologi WCDMA/FDD, dimana disediakan frekuensi downlink 2110 MHz – 2170 MHz dan frekuensi uplink 1920 MHz – 1980 MHz. Pemisahan diantara keduanya sebesar 190 MHz.

Sunday, January 29, 2012

Monday, January 16, 2012


CHANNEL LINE UP




No Channel Name Txp Indvsn Ch Top TV Ch OKV Ch SMATV
1 Zee Cinema II 2565 (H) 410 20
2 STAR Sports 303 303 72 SH
3 AFC 240 SH
4 ANTV 88 88 109 SH
5 E! 242 SH
6 STAR Movies 14 6 SH
7 Cinemax 8 5 SH
8 Animal Planet 203 203 SH
9 History 206 206 44
10 Trans 7 90 90 108 SH
11 RCTI 80 80 104 SH
12 MTV SEA 271 SH
13 Celestial Movies V 2655 (H) 20 20 19 SH
14 TLC 248 SH
15 Universal Channel 158 21 SH
16 ESPN 302 302 71 SH
17 STAR World 156 22 SH
18 NGC 202 202 41 SH
19 BBC Knowledge 200
20 Indosiar 91 91 111 SH
21 Fox News 335 SH
22 Channel [V] 272 SH
23 MNC Music Channel 96 96 92
24 Animax 157 SH
25 BBC World III 2595 (H) 332 SH
26 DIVA Universal 162 29 SH
27 HBO Signature 6 2
28 Discovery 201 SH
29 AXN 154 23 SH
30 HBO 7 1 SH
31 CNNI 333 SH
32 NHK 354 SH
33 Vision2 Drama 150
34 Vision1 Sport 300 300 74
35 Disney I 2535 (H) 45 SH
36 Eurosport 304 304 73 SH
37 Sky News 336 SH
38 FoxCrime 152 152 27 SH
39 Trans TV 87 87 107 SH
40 SCTV 89 89 110 SH
41 Fashion TV 243 243 SH
42 Metro TV 86 86 113 SH
43 MNC Ent. 85 85 102
44 Al Jazeera Int'l 331 331 82 SH
45 NatGeo Music 275 SH
46 SET 160 SH
47 Channel NewsAsia IV 2625 (H) 330 330 83 SH
48 Vision3 Baby 40 40 SH
49 Nickelodeon 49 SH
50 MNC News 84 84 81
51 Global TV 81 81 106 SH
52 Australia Network 350 350 151 SH
53 Cartoon Network 46 46 SH
54 Life 70 70 115
55 MNC TV 82 82 105 SH
56 KBS World 353 353 153
57 TVRI 92 92 114 SH
58 Playhouse Disney 43 43 62 SH
59 CNBC Asia 337 SH
60 MGM IV 2625 (V) 18 18 7 SH
61 CI 208
62 AXN Beyond 155 SH
63 NatGeo Wild 204 204 43 SH
64 Biography 207
65 Citra Indonesia Terampil 845
66 Boomerang 47 SH
67 Euronews 334 334 155 SH
68 Arirang 351 351 152 SH
69 CCTV News 352 352 154 SH
70 TV One 93 93 112 SH
71 HBO Hits 10 3
72 FOX Family Movies II 2565 (V) 15
73 FX 159 SH
74 NatGeo Adv 247 247 42 SH
75 CCTV-4 380 380 181 SH
76 WarnerTV 163
77 Syfy 165 28 SH
78 Vision1 Xtra 301 301 SH
79 KIX 161 25
80 Thrill 19 8
81 RED 21
82 Russia Today 355
83 Vision Comedy 151 151 SH
84 Disc. Home & Health V 2655 (V) 246 SH
85 JimJam 44 SH
86 DW-TV A+ 357
87 Li TV 245 SH
88 TV5 Monde Asia 356 SH
89 Disc. Turbo 225 SH
90 Trace 276 91 SH
91 KidsCo 48 61 SH
92 Disc. Science 205 SH
93 Bloomberg 338 SH
94 HBO Family III 2595 (V) 9 4
95 Cbeebies 41
96 MNC Business 95
97 YoYo TV Asia 50 SH
98 MNC Lifestyle 94 94 103
99 The Food Network 998
100 SUN TV 83 83 101
101 Ginx 226 26 SH
102 Learning Ch.888 888
103 Golf Channel 305 SH
104 The Style Network 241 SH
105 Fox Channel 153
Google